Tak kurang dari 1.000 porsi kuliner khas Ramadan ludes dibagikan hanya dalam waktu 40 menit. Takjil tersebut diberikan kepada para pengguna jalan, mulai dari pejalan kaki, pengendara sepeda motor, ojek online, hingga pengemudi mobil yang melintas di lokasi.
Ketua FKUB Karawang, KH Mansyur, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kebersamaan antar umat beragama di Kota Pangkal Perjuangan. “Pembagian takjil ini bukan sekadar berbagi makanan dan minuman untuk berbuka, tetapi juga menjadi simbol kerukunan dan solidaritas antar umat beragama di Karawang,” ujarnya.
Suasana penuh kehangatan terlihat saat para relawan berbaris di pinggir jalan membagikan takjil kepada masyarakat. Salah seorang pengemudi ojek online mengungkapkan rasa terima kasihnya. “Terima kasih, Bapak. Ini sangat bermanfaat, semoga tahun depan ada lagi,” ucapnya sambil tersenyum.
Meski sempat terjadi sedikit kemacetan dan gerimis tipis mengguyur kawasan tersebut, semangat panitia dan relawan tidak surut. Kegiatan tetap berlangsung tertib dan lancar dengan dukungan berbagai pihak.Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua dan Wakil Ketua FKUB beserta jajaran pengurus. Perwakilan umat Buddha, ibu-ibu dan remaja vihara, serta tokoh agama dari Kristen, Katolik, Hindu, dan Konghucu juga memberikan dukungan agar acara berjalan aman dan kondusif.
Koordinator kegiatan, Budhi, menjelaskan bahwa aksi sosial ini rutin dilaksanakan setiap tahun. Menurutnya, partisipasi umat Buddha dalam berbagi takjil merupakan implementasi ajaran cinta kasih universal. “Kami ingin berbagi kasih kepada sesama, tanpa memandang latar belakang. Ini adalah bentuk kepedulian kami kepada saudara-saudara Muslim yang menjalankan ibadah puasa,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua FKUB menambahkan bahwa puasa dalam Islam tidak hanya berdimensi vertikal (hablun minallah), tetapi juga berdimensi horizontal (hablun minannas), yakni memperkuat empati dan solidaritas sosial.
Momentum Ramadan, lanjutnya, menjadi pengingat bahwa keberagaman bukanlah penghalang untuk bersatu. Justru, perbedaan menjadi kekuatan dalam membangun masyarakat yang damai, rukun, dan harmonis di Kabupaten Karawang.(Ynh

