Perkuat Peran Penyuluh, Kemenag RI Gelar Implementasi Regulasi di Karawang

Karawang Lensaberita.my.id-Direktorat Penerangan Agama Islam, Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Kementerian Agama Republik Indonesia menggelar kegiatan implementasi regulasi penyuluh agama Islam tingkat Kabupaten Karawang. Kegiatan tersebut berlangsung di Pondok Pesantren Hamalatul Qur’an, Kecamatan Telagasari, Rabu (15/4/2026).

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Direktur Penerangan Agama Islam, Dr. Muli S.N., serta jajaran pejabat pusat dan daerah, termasuk Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karawang, Dr. H. Sopian, M.Pd.I., M.Si. Hadir pula para pejabat teknis, tim evaluasi, serta para penyuluh agama Islam dari seluruh wilayah Karawang.

Dalam sambutannya, Kepala Kemenag Karawang, Dr. H. Sopian, menyampaikan apresiasi atas kehadiran jajaran pusat yang memberikan pembinaan langsung kepada para penyuluh. Ia menilai kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kapasitas dan peran strategis penyuluh di tengah masyarakat.

“Alhamdulillah, kami merasa terhormat atas kehadiran Direktur Penerangan Agama Islam beserta jajaran. Ini menjadi kesempatan berharga bagi kami untuk mendapatkan pembinaan langsung,” ujarnya.

Sopian jugar menjelaskan bahwa Kabupaten Karawang memiliki 30 kecamatan dengan total 193 penyuluh agama, baik ASN maupun non-ASN. Menurutnya, para penyuluh memiliki peran vital sebagai garda terdepan dalam menyampaikan program dan kebijakan Kementerian Agama kepada masyarakat.

“Penyuluh adalah ujung tombak Kementerian Agama. Mereka hadir langsung di tengah masyarakat, memberikan pembinaan, penyuluhan, serta menjaga harmoni kehidupan beragama,” tegasnya.

Ia menambahkan, di tengah berbagai tantangan, kekompakan dan soliditas para penyuluh di Karawang masih terjaga dengan baik. Hal ini menjadi modal penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan keagamaan di daerah.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para penyuluh dapat memahami regulasi terbaru sekaligus meningkatkan kompetensi dalam menjalankan tugasnya secara profesional dan berintegritas.

Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan, sekaligus menjadi ajang silaturahmi antara pemerintah pusat dan daerah dalam memperkuat sinergi pembinaan keagamaan di Kabupaten Karawang.(Ynh)