NasDem Gelar Baksos Cek Kesehatan di Karawang, Fokus Deteksi Dini Tuberkulosis


Karawang Lensaberita,my.id– Dalam rangka memperingati HUT ke-14 Partai NasDem, kegiatan bakti sosial bertajuk “NasDem Peduli Cek Kesehatan Karawang Bebas Tuberkulosis” digelar di kediaman Wakil Ketua Umum DPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Nasdem, Saan Mustopa, di Dusun Malak 1, Desa Pisangsambo, Kecamatan Tirtajaya, Sabtu (15/11/2025).

Direktur RSUD Jatisari, dr. Hj. Anisah, M.Epid., M.M., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara RSUD Jatisari, Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang, dan Puskesmas Tirtajaya. Program tersebut menyasar penemuan kasus baru tuberkulosis melalui proses skrining berlapis.“Seluruh pembiayaan kegiatan ini bersumber dari Partai Nasdem,” ujar Anisah.

Enam Tahapan Skrining TB

Pelaksanaan skrining dilakukan melalui enam pos pemeriksaan, yakni, Registrasi Pengambilan riwayat penyakit (anamnesis)  Rontgen menggunakan fasilitas e-crime mobile Pemeriksaan dokter,Pemeriksaan dahak bagi peserta dengan temuan rontgen mencurigakan

Hasil pemeriksaan dahak diperkirakan keluar paling cepat dalam tiga kali 24 jam. Jika dinyatakan positif tuberkulosis, pasien akan langsung ditangani dan proses pengobatan selanjutnya diambil alih Puskesmas Tirtajaya hingga tuntas.

Kegiatan ini menargetkan sekitar 300 peserta, dengan dukungan 24 tenaga kesehatan dan non kesehatan RSUD Jatisari, serta 6 petugas Puskesmas Tirtajaya. Fokus utama adalah pendeteksian dini tuberkulosis, khususnya pada kelompok kontak erat atau kontak serumah pasien.

Dinas Kesehatan Karawang sebelumnya juga telah melaksanakan program serupa di beberapa wilayah lain sebagai bagian dari upaya menurunkan angka kasus TB di daerah.

Usai kegiatan, seluruh temuan dan hasil skrining akan dipaparkan kepada Dinas Kesehatan dan pemerintah daerah. Laporan tersebut akan menjadi dasar penentuan langkah lanjutan, termasuk pola penanganan kasus dan penguatan layanan kesehatan.

Harapannya, seluruh kasus tuberkulosis dapat terdeteksi lebih awal dan pasien dapat sembuh secara tuntas. Langkah ini juga sejalan dengan program prioritas Presiden untuk mempercepat eliminasi tuberkulosis di Indonesia.(Ynh)