Salah satu pejabat yang dilantik adalah Adi Firmansyah, S.H., M.M., yang kini resmi menjabat sebagai Camat Cikampek. Usai pelantikan, Adi menegaskan bahwa jabatan yang diembannya merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi.
“Jabatan ini adalah amanah dari Bapak Bupati. Tentu harus saya laksanakan dengan sebaik-baiknya, penuh tanggung jawab, dan dengan kinerja yang maksimal,” ujar Adi.
Adi menekankan bahwa Aparatur Sipil Negara (ASN) harus hadir di tengah masyarakat dan mampu menjawab berbagai kebutuhan publik. Ia berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada warga Cikampek.
“Sesuai arahan Bupati, ASN harus benar-benar hadir di masyarakat. Kita harus mampu menjawab kebutuhan mereka dan memberikan pelayanan yang terbaik,” katanya.
Ia juga menyoroti kebijakan evaluasi kinerja setiap enam bulan melalui sistem Forum Kinerja Individu (FKIN) yang diterapkan Pemkab Karawang. Menurutnya, sistem tersebut menjadi instrumen penting untuk menjaga profesionalisme dan kualitas pelayanan aparatur.
“Dengan adanya evaluasi kinerja setiap enam bulan, ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memberikan yang terbaik. Ini juga memastikan roda pemerintahan berjalan efektif dan pelayanan publik semakin meningkat,” ucapnya.
Adi menyebutkan, Bupati Karawang telah memberikan penekanan bahwa pejabat yang tidak menunjukkan kinerja maksimal dalam enam bulan dapat dievaluasi bahkan diganti. Kebijakan itu, menurutnya, justru menjadi pendorong bagi para pejabat untuk bekerja lebih serius dan profesional.
“Kami sangat mendukung kebijakan itu. Ini membuat kami terpacu untuk bekerja lebih optimal dan fokus pada hasil,” katanya.
Terkait kondisi wilayah Cikampek yang dikenal dinamis dan strategis, Adi menyatakan siap menjalankan berbagai agenda penataan wilayah yang telah menjadi program Pemkab Karawang tahun 2026.
“Cikampek memiliki dinamika yang tinggi. Bupati sudah menanamkan arah kebijakan penataan wilayah untuk tahun 2026. Ini menjadi tantangan sekaligus motivasi bagi kami untuk membangun Cikampek agar lebih tertata dan nyaman,” ujarnya.
Ia juga menyinggung pembangunan Mal Pelayanan Publik (MPP) di Cikampek sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.
“Kehadiran MPP di Cikampek harus benar-benar memberikan dampak positif. Kami ingin pelayanan publik semakin cepat, mudah, dan terintegrasi,” kata Adi.
Dengan kepemimpinan baru di tingkat kecamatan, Adi berharap pelayanan publik, tata kelola wilayah, dan kenyamanan masyarakat Cikampek dapat semakin meningkat.
“Ke depan, kami ingin Cikampek menjadi wilayah yang lebih tertata, pelayanannya lebih baik, dan masyarakatnya merasakan langsung kehadiran pemerintah,” tutupnya.(Ynh)
