Banjir Rendam Sejumlah Wilayah Di Cibuaya Karawang, Wakil Bupati Tinjau Lokasi

Karawang Lensaberita.my.id-Hujan deras yang mengguyur sejumlah wilayah di Kabupaten Karawang menyebabkan aliran sungai meluap dan merendam beberapa desa di Kecamatan Cibuaya. Akibat banjir tersebut, aktivitas masyarakat terganggu dan sebagian warga terdampak cukup parah.

Merespons kondisi itu, Wakil Bupati Karawang H. Maslani turun langsung meninjau lokasi banjir pada Rabu (14/1/2025), didampingi unsur BPBD dan Dinas Sosial Kabupaten Karawang.

Camat Cibuaya, H. Ahmad Mustopa, menyampaikan bahwa perhatian pimpinan daerah terhadap masyarakat Cibuaya sangat besar. Bahkan sebelumnya, Bupati Karawang sempat memantau kondisi wilayah melalui sambungan video call.

“Alhamdulillah, Pak Bupati kemarin sempat memonitor Cibuaya melalui video call. Hari ini juga Wakil Bupati langsung turun ke lapangan. Ini menjadi bukti perhatian pimpinan kepada masyarakat, khususnya di Cibuaya,” ujar Ahmad Mustopa.

Ia menambahkan, kehadiran pimpinan daerah menjadi contoh bagi jajaran pemerintah kecamatan untuk terus hadir dan lebih peduli terhadap masyarakat, terutama karena banjir telah berlangsung hampir sepekan.

“Bantuan yang sudah dititipkan akan segera kami salurkan untuk meringankan beban warga. Jika diperlukan, dapur umum dan tenda pengungsian akan segera kami koordinasikan dengan BPBD, dengan prioritas bagi lansia dan balita,” jelasnya.

Menurut Ahmad Mustopa, desa yang terdampak paling parah pada sektor permukiman adalah Desa Sedari. Sementara itu, untuk sektor pertanian dan tambak, Desa Kalidungjaya mengalami dampak signifikan. Sekitar 165 hektare sawah yang siap panen terendam banjir, serta hampir 200 hektare lahan pertanian lainnya ikut terdampak.

Ia menjelaskan bahwa banjir kali ini dipicu oleh faktor alam, yakni curah hujan yang sangat tinggi mencapai 178 milimeter, atau hampir dua kali lipat dari kondisi normal. Selain itu, derasnya aliran air dari hulu irigasi serta kondisi air laut yang sedang pasang turut memperparah genangan di wilayah Cibuaya.

“Tadi juga kami mendapat informasi bahwa Pak Bupati telah mengumpulkan dinas terkait untuk membahas rencana normalisasi saluran pembuang. Mudah-mudahan ke depan kejadian serupa bisa diminimalkan,” pungkasnya.(Ynh)