Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus refleksi perjalanan panjang Kementerian Agama dalam mengabdi kepada bangsa, khususnya dalam menjaga harmoni kehidupan beragama.
Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Karawang, KH Mansyur dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kiprah Kementerian Agama sejak awal berdiri hingga kini.
“Kementerian Agama lahir pada 1946, hanya enam bulan setelah Indonesia merdeka. Menteri Agama pertamanya adalah HM Rasyidi. Saat itu tugasnya masih terbatas pada empat bidang, namun kini telah berkembang pesat dengan berbagai direktorat jenderal dan jaringan pelayanan hingga ke daerah,” ujar Mansyur.
Ia menilai, perkembangan Kementerian Agama tidak hanya terlihat dari struktur kelembagaan, tetapi juga dari semangat inklusivitas yang terus tumbuh. Menurutnya, Kemenag Karawang saat ini diisi oleh aparatur dari berbagai latar belakang agama, baik ASN maupun PPPK, yang bekerja bersama dalam melayani masyarakat.“Kami bersyukur Kementerian Agama sekarang menjadi rumah bersama bagi semua umat beragama. Ini menjadi fondasi kuat bagi terwujudnya kerukunan di Kabupaten Karawang,” katanya.
Mansyur juga menekankan pentingnya sinergi antara Kementerian Agama, Pemerintah Daerah, dan FKUB dalam menjaga stabilitas sosial dan harmoni antarumat beragama. Ia menyebutkan, program Kampung Moderasi Beragama yang digagas Kemenag telah menunjukkan hasil positif.
“Di Karawang sudah ada tujuh Kampung Moderasi dan satu Kampung Kerukunan. Ini bukti nyata bahwa nilai toleransi dan kebersamaan terus ditanamkan di tengah masyarakat,” ungkapnya.
Ia berharap, memasuki tahun 2026, kolaborasi lintas sektor tersebut semakin kuat sehingga Karawang dapat terus menjadi daerah yang aman, damai, dan rukun dalam keberagaman.(Ynh)

