Bupati Aep Syaepuloh Perkuat UMKM sebagai Pilar Ekonomi Daerah

Karawang Lensaberita.my.id-Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kabupaten Karawang (Disperindagkop UKM) menggelar Opening Ceremony Bazar Ramadan 1447 Hijriah bertajuk “Karawang Maju” yang bertempat di Lapangan Karangpawitan, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Pada Hari Sabtu (21/2/2026).

Kegiatan yang akan berlangsung selama 10 hari ini menghadirkan 100 tenant, terdiri dari pelaku UMKM kuliner serta produk kerajinan dari Dekranasda.

Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, menyampaikan apresiasi kepada jajaran dinas dan seluruh pelaku UMKM yang terlibat dalam penyelenggaraan bazar tersebut.

“Pertama-tama kami mengucapkan terima kasih kepada Dinas UMKM dan Perdagangan. Alhamdulillah hari ini kita bisa menggelar Bazar Ramadan yang insya Allah dilaksanakan selama 10 hari,” ujarnya.

Ia menjelaskan, dari total 100 tenant yang berpartisipasi, tidak seluruhnya merupakan UMKM kuliner. Beberapa di antaranya merupakan pelaku usaha kerajinan binaan Dekranasda.

Menurutnya, bazar ini diharapkan mampu memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mencari hidangan berbuka puasa.

“Jadi masyarakat tidak perlu jauh-jauh. Cukup datang ke Karangpawitan, insya Allah semua tersedia di sini,” katanya.

Selain memudahkan masyarakat, kegiatan ini juga menjadi momentum penguatan ekonomi bagi pelaku UMKM di Karawang. Pemerintah daerah menargetkan nilai transaksi mencapai Rp2,5 miliar selama pelaksanaan bazar.

“Target dari dinas dalam 10 hari ini Rp2,5 miliar. Saya optimistis, mudah-mudahan bisa tercapai,” ucapnya.

Bupati juga mendorong agar jam operasional bazar lebih fleksibel, dimulai sekitar pukul 15.00 WIB hingga pukul 22.00 atau 23.00 WIB selama Ramadan.

“Tidak perlu dibatasi sampai jam 9 malam. Ini bulan suci Ramadan, sampai jam 11 pun tidak masalah,” tambahnya.

Untuk target pengunjung, panitia menargetkan sedikitnya 3.000 pengunjung per hari. Pemkab Karawang juga akan berkolaborasi dengan berbagai kecamatan agar partisipasi masyarakat semakin luas.

“Kami akan mengajak kecamatan-kecamatan seperti Batujaya dan lainnya untuk hadir bersama kepala desanya. Mudah-mudahan ini bisa semakin meramaikan,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyinggung sejumlah capaian pembangunan di tahun keduanya memimpin Karawang, seperti program BPJS Universal Health Coverage (UHC) dan pembangunan rumah sakit.

Ia menegaskan, pemerataan pembangunan pendidikan tetap menjadi prioritas. Saat ini, fokus anggaran berada di daerah pemilihan (dapil) 2, tanpa mengabaikan dapil lainnya.

“Saya siapkan sekitar 30 persen anggaran dari Dinas Pendidikan, kurang lebih Rp20 hingga Rp25 miliar untuk dapil 1, 4, 5, dan 6. Namun tahun ini memang fokus utama di dapil 2, setelah sebelumnya di dapil 3,” tandasnya.

Bazar Ramadan “Karawang Maju” diharapkan tidak hanya menjadi pusat kuliner dan belanja masyarakat, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi daerah selama bulan suci Ramadan.(Ynh)