Karawang Lensaberita.my.id-Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Karawang menggelar kegiatan pembinaan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) serta Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) se-Kabupaten Karawang. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Al-Jihad, Senin (9/2/2026).
Pembinaan ini bertujuan memperkuat komitmen pengabdian, kedisiplinan, dan tanggung jawab ASN, khususnya bagi CPNS dan PPPK yang baru bergabung di lingkungan Kementerian Agama.
Kepala Subbagian Tata Usaha Kemenag Karawang, H. Yakub Lubis Al Fauzi, dalam arahannya menegaskan bahwa status CPNS dan PPPK bukanlah hadiah, melainkan amanah besar dari negara dan Tuhan Yang Maha Esa.
“Hari ini kita tidak sekadar menjalani rutinitas rapat koordinasi dan pembinaan. Kita sedang menata ulang niat, menguatkan komitmen pengabdian, dan menyadari bahwa menjadi CPNS dan PPPK adalah tanggung jawab besar,” ujar Yakub.
Ia mengibaratkan Kementerian Agama sebagai sebuah kapal besar yang membawa misi menjaga harmoni umat, melayani masyarakat dengan hati, serta menjadi teladan moral bangsa. Sementara CPNS dan PPPK adalah awak kapal yang baru bergabung.
Menurutnya, semangat saja tidak cukup jika tidak diiringi disiplin, kepatuhan pada aturan, serta tanggung jawab dalam menjalankan tugas.
“Kapal tidak akan sampai tujuan jika awaknya tidak disiplin, tidak patuh pada komando, dan tidak bertanggung jawab pada perannya masing-masing,” tegasnya.
Yakub juga mengingatkan bahwa nilai disiplin dan tanggung jawab ASN telah diatur secara tegas dalam Undang-Undang ASN Nomor 20 Tahun 2023 dan Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021.
Ia menekankan bahwa disiplin tidak semata-mata soal kehadiran atau absensi, melainkan kesetiaan pada nilai, ketaatan pada aturan, serta kejujuran dalam menjalankan amanah, bahkan ketika tidak ada yang mengawasi.Lebih lanjut, Yakub menegaskan bahwa ASN di lingkungan Kementerian Agama memiliki tanggung jawab moral yang lebih besar karena tidak hanya bekerja dengan logika, tetapi juga dengan nurani.
“Jika guru lalai, satu generasi bisa rusak. Jika ASN Kemenag lalai, yang rusak adalah kepercayaan umat,” ujarnya.
Ia mengajak seluruh CPNS dan PPPK Kemenag Karawang untuk tidak mempertanyakan keuntungan dari kedisiplinan, karena disiplin merupakan harga diri ASN dan tanggung jawab adalah bagian dari ibadah.
Menutup arahannya, Yakub berpesan agar ASN Kemenag menjadi pribadi yang bekerja tanpa harus diawasi dan bertanggung jawab tanpa harus diperintah.
“ASN sejati bukan yang hebat saat dilihat atasan, tetapi yang tetap lurus meski sendirian,” tutupnya(Ynh)

