Karawang Lensaberita.my.id-Sebanyak lebih dari 250 guru Raudhatul Athfal (RA) mengikuti kegiatan Sarasehan dan Workshop Transformasi Kepemimpinan Kepala RA menuju RA Unggul dan Berdampak
yang digelar di Aula Wisata Persawahan Cimider, Dusun Jl. Cimider Pasirmulya, RT 009/RW 005, Desa Pasirmulya, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat.pada hari.mimggi 15-2-2026.
Kegiatan ini diselenggarakan oleh PD IGRA Kabupaten Karawang dan menjadi momentum penting dalam mempererat silaturahmi serta meningkatkan kompetensi para kepala RA di wilayah tersebut.
Ketua PD IGRA Kabupaten Karawang, Hj. Lia Hakim, S.Ag., mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menyampaikan bahwa kegiatan ini turut dihadiri perwakilan dari Kementerian Agama Kabupaten Karawang.
“Alhamdulillah, hari ini kita bisa menghadirkan perwakilan dari Kementerian Agama. Kebetulan memang sudah dijadwalkan, dan insya Allah ini menjadi silaturahmi pertama bersama jajaran IGRA se-Kabupaten Karawang di kepengurusan yang baru,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan ini bertujuan untuk mempererat hubungan antar-RA di Kabupaten Karawang sekaligus meningkatkan kompetensi kepala RA agar mampu bergerak maju sesuai dengan regulasi dan kebijakan pemerintah.
“Tujuan utamanya adalah silaturahmi antar-RA se-Kabupaten Karawang. Selain itu, memberikan penguatan kompetensi bagi Kepala RA agar dapat menjalankan lembaga sesuai aturan yang ditetapkan pemerintah,” jelasnya.
Ia berharap, melalui sarasehan dan workshop ini, IGRA Kabupaten Karawang semakin berkualitas, unggul, dan siap berkompetisi dengan lembaga pendidikan anak usia dini lainnya.
“Kami berharap kegiatan ini dapat mempererat ikatan guru-guru RA serta mendorong kita semua untuk bahu-membahu memajukan IGRA agar semakin maju dan profesional. Selain itu, kami juga ingin terus bersinergi dengan Kementerian Agama dalam setiap program dan kegiatan di Kabupaten Karawang,” tambahnya.
Dengan antusiasme peserta yang mencapai lebih dari 250 guru, kegiatan ini diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi para peserta serta menjadi langkah awal dalam mewujudkan RA yang unggul dan berdampak bagi masyarakat.(Ynh)


