Perkuat Sinergi Wilayah, Kemenag Karawang–Bekasi Gelar Raker Evaluasi Kinerja 2025

Karawang, Lensaberita.my.id–Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Karawang bersama Kemenag Kabupaten Bekasi dan Kemenag Kota Bekasi menggelar Rapat Kerja (Raker) Evaluasi Capaian Kinerja Tahun 2025 sekaligus Penandatanganan Perjanjian Kinerja Tahun 2026.Kegiatan tersebut berlangsung di Hotel Swiss-Belinn Karawang, Selasa (10/2/2026).

Kepala Kementerian Agama Kabupaten Karawang, H.Sopian, S.Pd.I., M.Si., menyampaikan bahwa raker merupakan agenda rutin tahunan yang dilaksanakan setiap awal Februari di tingkat kabupaten/kota. 

Raker ini digelar setelah sebelumnya dilaksanakan raker tingkat pusat pada akhir Desember dan raker tingkat kantor wilayah pada Januari.

Menurutnya, pelaksanaan raker secara gabungan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi dan koordinasi antarwilayah yang berdekatan.

“Awalnya raker hanya direncanakan untuk Kemenag Kabupaten Karawang.Namun karena wilayahnya berdekatan, kami melibatkan Kemenag Kabupaten Bekasi dan Kemenag Kota Bekasi agar koordinasi dan penyampaian kebijakan dapat dilakukan secara bersama,” ujarnya.

Meski demikian, sebagian peserta dari Bekasi hanya mengikuti pembukaan kegiatan, kemudian melanjutkan raker di wilayah masing-masing.Secara keseluruhan, raker ini diikuti oleh 163 peserta.

Evaluasi Kinerja dan Perencanaan Program 2026,Dalam raker tersebut, Kemenag melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program dan capaian kinerja sepanjang tahun 2025. 

Hasil evaluasi ini menjadi dasar dalam menyusun dan menyempurnakan program kerja tahun 2026.

“Kita evaluasi program-program yang sudah berjalan baik untuk dipertahankan dan ditingkatkan, serta mengidentifikasi program yang masih perlu diperbaiki,Evaluasi ini menjadi kebijakan penting dalam perencanaan tahun 2026,” jelasnya.

Salah satu fokus utama pembahasan adalah penguatan kerukunan dan moderasi beragama.Khusus di Kabupaten Karawang.

Sopian menegaskan bahwa kondisi kerukunan umat beragama selama ini terjaga dengan baik dan tetap kondusif.

Karawang Jadi Contoh Kerukunan Umat Beragama,Kabupaten Karawang dinilai memiliki capaian signifikan dalam penguatan moderasi beragama. 

Hingga saat ini, telah terbentuk tujuh Kampung Moderasi Beragama yang tersebar di beberapa Kecamatan seperti.Cibuaya, Karawang Barat, Karawang Timur, Klari, Rengasdengklok, Cikampek, 

Selain itu, Karawang juga memiliki Kampung Kerukunan yang berlokasi di Kecamatan Telukjambe Timur, kawasan Resinda.Di kawasan tersebut berdiri berbagai rumah ibadah lintas agama, seperti masjid, gereja Katolik, gereja Kristen, kelenteng, dan tempat ibadah lainnya yang berdiri berdampingan secara harmonis.

“Ini membuktikan bahwa umat beragama di Karawang dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman tanpa gangguan.Kerukunan ini terwujud berkat kerja sama Kementerian Agama, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), serta dukungan penuh dari pemerintah daerah,” katanya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang dan FKUB atas sinergi yang terus terjalin dalam menjaga keharmonisan umat beragama.

Program Keagamaan Terus Berlanjut Selain penguatan moderasi beragama, Kemenag Karawang secara konsisten menjalankan berbagai program keagamaan, seperti Gerakan Jumat Mengaji dan Kamis Pagi Mengaji sebelum bekerja, yang telah berjalan berkelanjutan sejak dirinya menjabat sebagai Kepala Kemenag.

“Program ini akan terus dilaksanakan pada tahun 2026.Tahun lalu, peserta mengaji mencapai sekitar 1.600 orang.Insya Allah tahun ini kita targetkan lebih banyak lagi,” ujarnya.

Menurutnya, seluruh program tersebut bukan untuk kepentingan pribadi maupun institusi semata, melainkan sebagai ikhtiar bersama dalam mewujudkan masyarakat Karawang yang religius, harmonis, dan sejahtera.

“Harapannya, dengan ikhtiar bersama ini, Karawang menjadi daerah yang gemah ripah repeh rapih serta mendapatkan keberkahan,” pungkasnya.(Ynh)