Karawang Lensaberita.My.id-Kegiatan Sarasehan dan Workshop Transportasi Kepemimpinan Kepala Raudhatul Athfal (RA) menuju RA unggul dan berdampak digelar di Aula Wisata Persawahan Cimider, Dusun Jl. Cimider Pasirmulya, RT 009/RW 005, Desa Pasirmulya, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat.pada hari Minggu 15-2-2016.
Kegiatan ini menghadirkan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karawang, Dr. H. Sopian, S.Pd.I., M.Si, yang memberikan sambutan sekaligus arahan kepada para peserta.
Dalam sambutannya, Dr. Sopian menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari program pembinaan berkelanjutan bagi guru dan mahasiswa. Ia menjelaskan bahwa pelaksanaan sarasehan dan workshop yang digelar secara bersamaan bertujuan untuk memperkuat sinergi antara teori dan praktik kepemimpinan di lingkungan RA.
“Ini merupakan rangkaian pembinaan yang berkesinambungan. Kita sengaja menghadirkan pemateri dari kalangan dosen kampus agar materi yang disampaikan selaras dengan tema, yakni kepemimpinan RA menuju RA yang unggul dan berdampak,” ujarnya.
Menurutnya, selain menjadi ajang peningkatan kapasitas, kegiatan ini juga menjadi momentum silaturahmi antar pendidik RA di Kabupaten Karawang. Ia pun menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kekompakan dan soliditas RA di Karawang yang terus bersinergi dengan berbagai pemangku kepentingan, khususnya di bidang keagamaan.
Berikan Penghargaan bagi Guru yang Melanjutkan Studi
Pada kesempatan tersebut, Dr. Sopian juga memberikan penghargaan kepada para guru yang tengah melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi, baik S1 maupun S2. Langkah ini sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kompetensi guru sesuai regulasi yang berlaku.
Ia menegaskan bahwa berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 5 Tahun 2005, guru minimal harus berkualifikasi S1. Oleh karena itu, pihaknya terus mendorong para guru RA untuk meningkatkan jenjang pendidikan demi kemajuan madrasah dan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.
“Tagline Kementerian Agama saat ini adalah ‘Kemenag Berdampak’. Maka pelayanan kepada masyarakat harus benar-benar dirasakan manfaatnya,” katanya.
Komitmen Pelayanan dan Percepatan Pencairan Tunjangan
Lebih lanjut, Dr. Sopian menegaskan komitmennya dalam memberikan pelayanan terbaik, termasuk dalam percepatan pencairan tunjangan sertifikasi guru. Ia menyebutkan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan bendahara dan operator agar proses administrasi dapat segera diselesaikan.
“Kalau memang sudah menjadi hak guru, harus segera dibayarkan. Saya ingin memastikan pelayanan ini benar-benar berdampak,” tegasnya.
Ia juga mengungkapkan pengalamannya memimpin di Karawang dalam beberapa periode penugasan. Dengan pengalaman tersebut, ia berharap dapat terus memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan madrasah di Kabupaten Karawang.
Kegiatan sarasehan dan workshop ini diharapkan mampu memperkuat kapasitas kepemimpinan kepala RA serta meningkatkan mutu layanan pendidikan anak usia dini berbasis keagamaan di Karawang.(ynh)


