Karawang Lensaberita.com-Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, menghadiri kegiatan khataman (kemenangan) mengaji yang dipadukan dengan acara halalbihalal di Aula H. Sopiyan, Kamis malam (2/4/2026).
Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan pelantikan pengurus Badan Wakaf Indonesia (BWI) Kabupaten Karawang untuk masa bakti 2026–2029. Acara berlangsung khidmat dan dihadiri sejumlah tokoh penting, termasuk perwakilan dari BWI Provinsi Jawa Barat dan unsur Kementerian Agama.
Dalam keterangannya, Bupati Aep Syaepuloh menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang memadukan nilai keagamaan dengan penguatan kelembagaan tersebut.
Ia menilai momentum halalbihalal menjadi sarana mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi antarinstansi.
“Alhamdulillah, hari ini kita bisa hadir dalam rangka halalbihalal keluarga besar Kementerian Agama sekaligus pelantikan pengurus BWI Kabupaten Karawang.
Ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kebersamaan dan kolaborasi,” ujarnya.
Bupati juga mengapresiasi peran Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karawang yang telah memfasilitasi kegiatan tersebut.
Ia berharap, dengan terbentuknya kepengurusan BWI yang baru, pengelolaan wakaf di Karawang dapat semakin optimal dan profesional.
Menurutnya, penguatan koordinasi lintas sektor, mulai dari Kementerian Agama, Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), hingga instansi terkait lainnya, menjadi kunci dalam mendorong efektivitas program wakaf di daerah.
“Harapan kami, kepengurusan BWI yang baru ini bisa bekerja maksimal dan mampu menjawab harapan masyarakat, khususnya dalam pengelolaan dan pemanfaatan aset wakaf agar lebih produktif dan transparan,” tambahnya.
Ia juga menyinggung pentingnya intensifikasi pengelolaan wakaf guna mencegah potensi permasalahan di kemudian hari.
Pemerintah daerah, kata dia, siap mendukung penuh upaya percepatan administrasi dan penyelesaian persoalan pertanahan wakaf melalui koordinasi dengan instansi terkait, termasuk Badan Pertanahan Nasional (BPN).
“Kalau sudah ada wadahnya seperti BWI ini, tentu akan lebih mudah dalam koordinasi. Pemerintah daerah siap membantu apabila ada kendala, agar prosesnya bisa lebih cepat dan tepat,” tegasnya.
Dengan pelantikan ini, diharapkan BWI Kabupaten Karawang mampu menjadi motor penggerak dalam pengembangan wakaf produktif yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.(Ynh)



