Gebyar PATEN Cilamaya Wetan, Wabup Karawang Hadirkan Layanan Publik Terpadu hingga Resmikan Vision Center

Karawang, Lensabrita.my.id-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang menggelar kegiatan Gebyar Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (PATEN) di halaman Kantor Kecamatan Cilamaya Wetan, Kamis (29/4/2027).

Kegiatan tersebut dihadiri langsung Wakil Bupati Karawang, H. Maslani, bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat Cilamaya Wetan Ade Setiawan, S.STP., M.M., serta sejumlah pihak terkait lainnya.

Dalam sambutannya, H. Maslani menyampaikan bahwa Gebyar PATEN merupakan upaya pemerintah daerah dalam menghadirkan berbagai layanan publik dalam satu lokasi. Layanan tersebut meliputi administrasi kependudukan seperti pembuatan KTP, KK, dan akta kelahiran, pelayanan perizinan dan pembayaran pajak, layanan kesehatan dan donor darah, layanan perbankan, hingga pelayanan keluarga berencana (KB) gratis seperti implan dan IUD.

Selain itu, Dinas Sosial juga turut memberikan bantuan alat bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Melalui kegiatan ini, masyarakat tidak perlu lagi datang ke berbagai instansi. Semua layanan kita hadirkan dalam satu tempat agar lebih mudah, cepat, dan efisien,” ujar Maslani.

Ia menambahkan, kegiatan ini bertujuan untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya warga Kecamatan Cilamaya Wetan, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi melalui kehadiran stan UMKM lokal.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Bupati juga meresmikan Vision Center yang berlokasi di Puskesmas Cilamaya Wetan. Fasilitas tersebut merupakan pusat layanan pemeriksaan kesehatan mata di tingkat pelayanan primer.

Menurutnya, Vision Center memiliki peran penting dalam mendeteksi gangguan penglihatan sejak dini, seperti miopi atau rabun jauh, sehingga dapat segera ditangani.

“Vision Center ini fokus pada upaya pencegahan dan deteksi awal gangguan mata. Dengan begitu, masyarakat bisa mendapatkan penanganan lebih cepat sebelum kondisi semakin parah,” jelasnya.

Ia berharap program tersebut dapat membantu masyarakat, terutama kalangan kurang mampu, melalui pemberian kacamata gratis yang dinilai sangat mendukung aktivitas belajar, khususnya bagi anak-anak usia sekolah.

“Kalau sejak kecil sudah mengalami gangguan penglihatan dan tidak ditangani, tentu akan mengganggu proses belajar. Di sinilah peran penting layanan kesehatan primer untuk mencegah dan membantu masyarakat,” tandasnya.(Ynh)