Bupati Aep Bangun 8 Rutilahu untuk Lansia di Cilamaya Kulon, Jadi Percontohan Program Kepedulian Sosial

Karawang Lensaberita.my.id-Dalam kegiatan Gebyar Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (Paten), Bupati Karawang Aep Syaepuloh meninjau lokasi pembangunan rumah tidak layak huni (rutilahu) sekaligus melakukan peletakan batu pertama pembangunan delapan unit rumah bagi para lansia di Desa Bayur Kidul, Kecamatan Cilamaya Kulon,Kabupaten Karawang, Jawa Barat Rabu (13/5/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Karawang Maslani, Dandim 0604/Karawang Nanda Siswanto, Kapolres Karawang Fiki N.Ardiansyah, para kepala OPD, serta unsur terkait lainnya.

Dalam keterangannya, Bupati Aep Syaepuloh mengatakan pembangunan rutilahu tersebut merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Karawang terhadap para lansia, khususnya yang belum memiliki rumah layak huni.

“Alhamdulillah hari ini kita membangun delapan rumah untuk para lansia di Cilamaya Kulon.Ini menjadi bentuk perhatian pemerintah daerah agar para lansia bisa tinggal di rumah yang layak dan nyaman,” ujar Aep.

Ia menjelaskan, program tersebut bermula dari aspirasi para lansia saat dirinya mengunjungi sekolah lansia di wilayah tersebut.Saat itu, beberapa lansia mengaku belum memiliki rumah bahkan tidak memiliki tanah.

Menurutnya, pemerintah daerah sempat mengalami kesulitan karena keterbatasan lahan.Namun akhirnya ada pihak yang membeli dan mewakafkan tanah kepada pemerintah daerah sehingga pembangunan rumah dapat direalisasikan melalui program PRKP.

“Awalnya ada lansia yang curhat tidak punya rumah.Setelah dicek ternyata juga tidak punya tanah. Alhamdulillah ada pihak yang membeli lalu mewakafkan tanah kepada Pemda sehingga program ini bisa berjalan,” katanya.

Aep menegaskan, program pembangunan rumah lansia tersebut akan dijadikan pilot project dan direncanakan diterapkan di kecamatan lain di Kabupaten Karawang.

“Nanti model seperti ini akan kita bangun juga di wilayah lain, seperti Cilamaya Wetan, Tempuran, Batujaya dan daerah pesisir lainnya yang jumlah lansianya cukup banyak,” ungkapnya.

Tidak hanya menyediakan rumah layak huni, pemerintah daerah juga akan mengembangkan program pendukung lainnya seperti ketahanan pangan, kolam ikan, sayuran, hingga layanan kesehatan terpadu bagi para lansia.

“Semua dinas nantinya akan masuk membantu program ini.Karena para lansia juga harus mendapat perhatian kesehatan secara rutin, apalagi lokasinya dekat dengan puskesmas,” tambahnya.

Ia berharap program tersebut dapat menjadi wujud nyata kepedulian pemerintah daerah terhadap kesejahteraan para lansia di Karawang.

“Kita semua nanti akan menjadi lansia.Karena itu kita harus bisa memperlakukan dan membahagiakan para lansia dengan baik,” tutupnya.(Ynh)