Karawang Lensaberita.my.id-Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Karawang melalui Bidang Pendidikan Dasar menggelar kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) OSIS SMP se-Kabupaten Karawang Tahun 2026 di Vila Legok Muncang, Loji, Kecamatan Tegalwaru, Karawang.
Kegiatan yang diikuti para pengurus OSIS tingkat SMP tersebut bertujuan membentuk karakter kepemimpinan, kedisiplinan, serta meningkatkan wawasan kebangsaan dan partisipasi generasi muda dalam kehidupan demokrasi.
Dalam kegiatan tersebut, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Karawang turut memberikan materi pendidikan politik dan kepemiluan kepada para peserta LDKS.
Ketua KPU Kabupaten Karawang, Mari Fitriana, mengatakan pihaknya memberikan edukasi dasar mengenai demokrasi, sejarah kepemiluan, hingga peran generasi muda dalam pelaksanaan pemilu.
“Iya, di sini KPU Kabupaten Karawang mengisi materi Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa yang diselenggarakan oleh Disdikbud.Kami menyampaikan materi dasar tentang ilustrasi pemilu, sejarah kepemiluan, dan lebih banyak memberikan edukasi kepada siswa-siswi SMP,” ujarnya.
Menurutnya, para siswa yang saat ini duduk di bangku kelas 7, 8, dan 9 nantinya akan menjadi pemilih pemula pada Pemilu 2029.Karena itu, edukasi politik sejak dini dinilai penting agar mereka memahami hak dan kewajiban sebagai pemilih.
“Edukasi sejak dini perlu dilakukan agar mereka tahu hal-hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan ketika menjadi pemilih,” katanya.
Selain itu, Mari juga mendorong para pelajar untuk aktif berpartisipasi dalam proses demokrasi, tidak hanya sebagai pemilih, tetapi juga dapat mengambil peran sebagai penyelenggara maupun pengawas partisipatif.
“Mereka nantinya bisa berperan sebagai penyelenggara di tingkat KPPS, menjadi pengawas di Bawaslu, maupun pengawas partisipatif dari lembaga independen,” tambahnya.
Ia berharap generasi muda Karawang dapat tumbuh menjadi pemilih yang cerdas dan bijak dalam menentukan pilihan politiknya pada Pemilu 2029 mendatang.
“Kami berharap para pemilih usia dini ini nantinya menjadi pemilih yang cerdas, tidak memilih berdasarkan ego ataupun iming-iming uang, tetapi memilih secara bijak berdasarkan kapasitas dan kualitas calon yang dipilih,” pungkasnya.(Ynh)



