Karawang Lensaberita.my.id-Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop UKM) Kabupaten Karawang bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Barat menggelar pasar murah dalam program Gerakan Pangan Murah guna menjaga stabilitas pasokan dan harga bahan pokok menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idul Adha 1447 Hijriah/2026.
Kegiatan yang berlangsung pada Senin (20/5/2026) tersebut mendapat sambutan antusias dari masyarakat dan para pelaku UMKM. Selain membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga terjangkau, kegiatan ini juga menjadi upaya pemerintah dalam mendukung keberlangsungan usaha mikro, kecil, dan menengah di Kabupaten Karawang.
Kepala Disperindagkop UKM Kabupaten Karawang, H. Dindin Rachmadhy, mengatakan kegiatan Gerakan Pangan Murah memiliki manfaat besar bagi pelaku UMKM, terutama dalam menekan biaya produksi usaha mereka.
“Tujuan utama kegiatan ini adalah memfasilitasi masyarakat dan pelaku UMKM agar mendapatkan komoditas pangan dengan harga lebih murah. Ini merupakan kegiatan yang sangat positif karena dapat membantu para pelaku usaha menekan biaya produksi,” ujarnya.
Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Karawang akan terus menghadirkan berbagai kegiatan serupa untuk mendukung pertumbuhan UMKM. Pasalnya, jumlah UMKM di Karawang saat ini mencapai lebih dari 300 ribu pelaku usaha yang perlu mendapat perlindungan dan pemberdayaan.
“Kami akan terus menyiapkan berbagai event, tidak hanya Gebyar PATEN, tetapi juga operasi pasar murah dan gerakan pangan murah lainnya. Ini menjadi salah satu langkah nyata untuk membantu UMKM berkembang dan naik kelas,” katanya.
Dindin menambahkan, UMKM dapat dikatakan naik kelas apabila terjadi peningkatan aset dan omzet usaha. Dengan biaya produksi yang lebih rendah, para pelaku usaha diharapkan mampu meningkatkan keuntungan dan memperluas pasar penjualan.
“Ketika biaya produksi ditekan, maka aset dan omzet usaha akan meningkat. Ini menjadi salah satu indikator UMKM bisa naik kelas,” jelasnya.
Ia juga menyebutkan bahwa pihak Pemerintah Provinsi Jawa Barat turut meninjau langsung kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan UMKM daerah. Disperindagkop UKM Karawang pun terus mempromosikan produk-produk unggulan lokal agar mampu bersaing di tingkat regional hingga pasar ekspor.
“Kami ingin UMKM Karawang tidak hanya berkembang di daerah, tetapi juga mampu dipasarkan secara regional bahkan ekspor,” ungkapnya.
Ke depan, pihaknya akan memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak sesuai arahan Bupati Karawang agar program pemberdayaan UMKM dapat berjalan lebih maksimal meski di tengah keterbatasan anggaran daerah.
“Kami ingin dengan kondisi yang ada, tetap bisa menghasilkan sesuatu yang luar biasa bagi masyarakat dan UMKM Karawang,” pungkasnya.(Ynh)



