Karawang Lensaberita.my.id-Kedatangan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi ke wilayah Kecamatan Pangkalan beberapa hari lalu menjadi perhatian masyarakat. Dalam kunjungannya, gubernur melakukan inspeksi ke sejumlah lokasi pertambangan sekaligus menyinggung persoalan lio atau pembakaran batu kapur yang selama ini menjadi sorotan warga.
Di tengah pembahasan terkait aktivitas pertambangan dan industri, sejumlah tokoh masyarakat Desa Tamansari menyampaikan harapan agar investasi maupun perusahaan yang beroperasi di wilayah tersebut mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar.
Tokoh masyarakat Desa Tamansari, Kardi, mengatakan dirinya mendukung keberadaan perusahaan selama dapat membantu meningkatkan kesejahteraan warga dan membuka peluang kerja bagi masyarakat lokal.
“Harapan saya, semua aktivitas usaha yang ada di sini bisa berjalan dengan baik dan membawa nilai positif bagi masyarakat. Pemerintah desa dan instansi terkait juga harus bisa bekerja sama agar keberadaan perusahaan benar-benar memberikan manfaat,” ujarnya.
Menurutnya, keberadaan perusahaan besar maupun kecil harus mampu menjadi penopang perekonomian warga sekitar. Ia berharap aktivitas industri di wilayah Pangkalan dapat berjalan lancar tanpa mengabaikan kepentingan masyarakat.
“Intinya saya setuju, baik perusahaan kecil maupun besar, yang penting bisa mensejahterakan masyarakat sekitar,” katanya.
Hal senada disampaikan tokoh pemuda Desa Tamansari, Tosim. Ia mendukung rencana operasional perusahaan di wilayah tersebut asalkan berpihak kepada warga terdampak dan mampu menciptakan kesejahteraan bagi masyarakat.
“Kami mendukung selama keberadaan perusahaan dapat menyejahterakan warga. Harapannya perusahaan yang beroperasi di wilayah Tamansari juga bisa membuka peluang ekonomi bagi masyarakat sekitar,” ucapnya.
Ia juga berharap pemerintah dan perusahaan dapat menjaga komunikasi dengan masyarakat agar keberadaan industri tidak menimbulkan persoalan baru di kemudian hari.(Ynh)
