Setelah ribuan warga yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Karawang (AMK) menggelar aksi unjuk rasa pada Rabu (10/6/2026), dukungan juga datang dari berbagai tokoh masyarakat dan lintas agama.
Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Karawang, KH.Masykur Mansyur, turut hadir bersama sejumlah tokoh lintas agama dalam aksi penyampaian aspirasi yang berlangsung di Karawang.
Mereka menyuarakan penolakan terhadap keberadaan tempat hiburan malam Theatre Night Mart yang berlokasi di Jalan Tuparev.
Menurut Masykur, keresahan masyarakat bermula dari beredarnya video yang memperlihatkan sejumlah pria bermesraan dan berdansa di lokasi tersebut.Video yang viral di media sosial itu memicu berbagai reaksi dari masyarakat karena dianggap bertentangan dengan norma sosial dan nilai-nilai yang berlaku di Karawang.
"Kami dari FKUB meminta kepada Pemerintah Daerah untuk melakukan penertiban terhadap tempat hiburan malam tersebut.
Apabila dalam proses pemeriksaan ditemukan adanya pelanggaran terhadap aturan yang berlaku, kami berharap pemerintah dapat mengambil tindakan tegas, termasuk menghentikan operasional hingga melakukan penutupan secara resmi," ujar Masykur.
Meski demikian, FKUB menegaskan bahwa penyampaian aspirasi harus dilakukan secara damai dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
Masykur mengimbau seluruh elemen masyarakat agar tidak terpancing melakukan tindakan anarkis yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban umum.
"Kami berharap seluruh masyarakat tetap menjaga kondusivitas daerah, menjunjung tinggi kerukunan antarumat beragama, serta bersama-sama menjaga moral generasi muda demi terwujudnya pembangunan Karawang yang lebih maju dan berkarakter," katanya.
Aksi yang digelar AMK tersebut menjadi bagian dari rangkaian aspirasi masyarakat yang meminta pemerintah daerah menindaklanjuti berbagai persoalan sosial yang dinilai meresahkan masyarakat Karawang dalam beberapa waktu terakhir.(Ynh


