Karawang Lensaberita.my.id–Pemerintah Kabupaten Karawang menggelar kegiatan Gebyar Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (PATEN) di Kecamatan Telagasari, Rabu (17/6/2026). Dalam kegiatan tersebut, Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, meninjau langsung sejumlah program pelayanan masyarakat, termasuk penanganan stunting, Program Padat Karya, serta kondisi rumah tidak layak huni (Rulahu).
Kegiatan Gebyar PATEN dihadiri oleh Wakil Bupati Karawang Maslani, Sekretaris Daerah Karawang Asep Aang Rahmatullah, unsur Forkopimda, jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), instansi vertikal, serta pihak terkait lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Aep menegaskan bahwa Gebyar PATEN tidak hanya berfokus pada pelayanan administrasi masyarakat, tetapi juga menjadi sarana untuk memastikan berbagai program prioritas pemerintah daerah berjalan dengan baik di lapangan.
"Alhamdulillah hari ini kami bersama Wakil Bupati, Dandim, dan Kapolres mengikuti kegiatan Gebyar PATEN di Kecamatan Telagasari. Selain meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, kami juga meninjau sejumlah program kesehatan dan sosial yang menjadi prioritas pemerintah daerah," ujar Aep.
Menurutnya, Pemkab Karawang terus memperkuat program kesehatan masyarakat, termasuk upaya percepatan penanganan stunting. Dalam kegiatan tersebut, pemerintah menyalurkan bantuan bagi ibu hamil, ibu menyusui, balita, serta pemberian makanan tambahan (PMT) melalui program yang terintegrasi dengan dapur Makan Bergizi Gratis (MBG).
Selain itu, Pemkab Karawang juga memberikan bantuan telur kepada anak-anak yang mengalami stunting. Program tersebut akan berlangsung selama tiga bulan berturut-turut dengan pemberian dua butir telur setiap hari sebagai bagian dari upaya pemenuhan gizi anak.
"Saat ini terdapat sekitar 5.541 anak stunting di Karawang yang akan kami intervensi melalui berbagai program kesehatan dan pemenuhan gizi. Mudah-mudahan upaya ini dapat menurunkan angka stunting secara signifikan," katanya.
Usai meninjau program kesehatan, Bupati bersama rombongan mengunjungi salah satu rumah tidak layak huni milik seorang warga lanjut usia berusia 78 tahun yang hidup seorang diri. Pemkab Karawang berkomitmen untuk segera melakukan perbaikan rumah tersebut agar menjadi hunian yang lebih layak.
"Insya Allah rumah ini akan kami bangun dalam waktu sekitar 14 hari. Kami ingin memastikan masyarakat yang membutuhkan mendapatkan perhatian dan bantuan dari pemerintah," ungkapnya.
Bupati Aep berharap seluruh program yang dijalankan Pemkab Karawang dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta memperkuat pelayanan publik hingga tingkat kecamatan.
"Semoga seluruh program ini menjadi berkah dan membawa manfaat bagi masyarakat Karawang. Mari kita bersama-sama menjaga kesehatan dan terus meningkatkan kepedulian terhadap sesama," pungkasnya.(Ynh)


