Karawang Lensanerita.my.id–Pemerintah Kabupaten Karawang memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 dengan mengusung tema “Environment Day: Now for Climate” di Lapangan Karang Pawitan II, Jumat (12/6/2026). Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kelestarian lingkungan serta mengatasi dampak perubahan iklim melalui berbagai program penghijauan.
Kepala Bidang Tata Lingkungan dan Penataan (Peraturan/Hukum) Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Karawang, Lucky Mantera Dwi Putra Romly, mengatakan bahwa rangkaian kegiatan peringatan Hari Lingkungan Hidup tahun ini telah diawali dengan program penanaman pohon yang dilaksanakan di 30 kecamatan se-Kabupaten Karawang.
Menurutnya, sebanyak sekitar 400 pohon telah ditanam di berbagai wilayah kecamatan sebagai bagian dari upaya penghijauan dan pelestarian lingkungan. Selain itu, DLH juga melaksanakan penanaman pohon di kawasan hutan kota serta sejumlah lokasi strategis, termasuk di area Karang Pawitan II.
“Partisipasi perusahaan dalam mendukung program lingkungan juga cukup besar. Dari berbagai perusahaan yang beroperasi di Karawang, kami menerima bantuan sekitar 1.500 pohon yang akan ditanam secara bertahap dan berkelanjutan,” ujar Lucky.
Pada peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 ini, DLH bersama para pemangku kepentingan juga melakukan penanaman sekitar 60 pohon di lokasi kegiatan sebagai simbol komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Selain program penanaman pohon, DLH Karawang juga tengah mengajukan kerja sama dengan Perum Jasa Tirta (PJT) terkait rencana penghijauan di kawasan bantaran saluran irigasi. Saat ini, pihaknya masih menunggu persetujuan dan arahan dari PJT sebagai pemilik kewenangan atas lahan tersebut.
“Kami berharap dapat melakukan penghijauan di sepanjang bantaran saluran irigasi setelah mendapatkan izin dan arahan dari pihak PJT. Program ini menjadi bagian dari upaya memperluas ruang hijau di Kabupaten Karawang,” katanya.
DLH Karawang juga berencana mengembangkan program pendidikan lingkungan melalui kegiatan Duta Adiwiyata bagi pelajar. Program tersebut bertujuan menjaring siswa yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan agar dapat menjadi agen perubahan dalam menyosialisasikan pentingnya menjaga kelestarian alam.
“Program Adiwiyata merupakan program berbasis lingkungan yang sangat penting untuk membangun kesadaran generasi muda. Kami ingin melibatkan para pelajar agar lebih aktif dalam kegiatan pelestarian lingkungan,” tambahnya.
Ke depan, Pemerintah Kabupaten Karawang berharap peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi program berkelanjutan yang melibatkan pemerintah, masyarakat, dunia pendidikan, dan sektor industri.
Lucky menegaskan, dukungan perusahaan sangat diperlukan mengingat banyak industri yang berinvestasi di Karawang. Karena itu, selain penanaman pohon, aspek pengawasan dan pemeliharaan juga menjadi perhatian utama agar pohon-pohon yang telah ditanam dapat tumbuh dengan baik dan memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan.
“Yang terpenting bukan hanya menanam, tetapi juga memastikan pohon-pohon tersebut hidup, terawat, dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat serta lingkungan di masa mendatang,” pungkasnya.(Ynh)


