Kepala Desa pasirmukti Eja Suteja,mendampingi Bupati Aep Tinjau PKWT Pasirmukti, Dorong Ketahanan Pangan dan Pemberdayaan Perempuan Tani

Karawang Lensaberita.my.id–Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, melakukan kunjungan kerja ke lokasi Program Pekarangan Pangan Lestari Kelompok Wanita Tani (KWT) di Desa Pasirmukti, Kecamatan Telagasari, Rabu (17/6/2026). Dalam kunjungan tersebut, Bupati Aep didampingi sejumlah kepala perangkat daerah dan unsur pemerintah kecamatan.

Kedatangan orang nomor satu di Karawang itu disambut antusias oleh masyarakat dan Pemerintah Desa Pasirmukti. Kepala Desa Pasirmukti, Eja Suteja, mengaku bersyukur atas perhatian yang diberikan Pemerintah Kabupaten Karawang terhadap program ketahanan pangan yang sedang dikembangkan di wilayahnya.

“Alhamdulillah hari ini Pak Bupati berkenan hadir dan melihat langsung kegiatan KWT di Desa Pasirmukti. Kehadiran beliau sangat berarti bagi kami karena dapat melihat kondisi di lapangan sekaligus memberikan arahan dan kebijakan yang dibutuhkan masyarakat,” ujarnya.

Eja menjelaskan, program ketahanan pangan di Desa Pasirmukti melibatkan 16 RT yang berperan aktif sebagai pendamping lapangan. Mereka bertugas mengawal distribusi benih hingga memastikan tanaman yang dibudidayakan warga dapat berkembang dengan baik.

Menurutnya, bantuan yang diberikan pemerintah berupa benih tanaman produktif seperti cabai rawit, tomat, dan terong sangat membantu keberlangsungan program KWT. Komoditas tersebut dipilih karena memiliki nilai manfaat tinggi bagi kebutuhan rumah tangga sekaligus mendukung program ketahanan pangan keluarga.

“Benih yang diberikan akan kami distribusikan kepada masyarakat melalui kelompok-kelompok tani. Harapannya, pekarangan rumah warga dapat dimanfaatkan secara optimal untuk memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari,” katanya.

Selain fokus pada ketahanan pangan, program KWT juga diarahkan untuk memberdayakan perempuan tani. Eja menuturkan, perkembangan teknologi pertanian yang semakin modern membuat sebagian tenaga kerja perempuan di sektor pertanian kehilangan ruang kerja.

“Sekarang proses panen sudah banyak menggunakan alat modern. Karena itu, melalui KWT kami berupaya memberikan aktivitas produktif bagi ibu-ibu tani dengan memanfaatkan lahan pekarangan untuk bercocok tanam,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Aep juga menyerahkan bantuan telur untuk mendukung upaya percepatan penanganan stunting dan pemenuhan gizi anak-anak di Desa Pasirmukti.

“Bantuan telur ini sangat bermanfaat bagi anak-anak yang mengalami kekurangan gizi maupun berisiko stunting. Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian pemerintah daerah,” tutur Eja.

Tak hanya itu, Desa Pasirmukti juga mendapat bantuan program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu). Salah satu rumah warga di RT 14 akan segera direhabilitasi dalam waktu dekat.

“Alhamdulillah ada satu unit rumah yang mendapatkan bantuan Rutilahu. Proses pembongkaran akan segera dilakukan dan setelah itu langsung dibangun kembali agar lebih layak dihuni,” ungkapnya.

Ke depan, Pemerintah Desa Pasirmukti berharap program KWT dapat terus berkembang dan menjadi sentra pemanfaatan pekarangan pangan di wilayah Kecamatan Telagasari. Eja berharap keberhasilan program tersebut tidak hanya terlihat di lokasi kelompok tani, tetapi juga dapat dirasakan langsung oleh masyarakat penerima manfaat.

“Kami ingin manfaat program ini benar-benar sampai ke warga. Bukan hanya kelompok tani yang berkembang, tetapi juga ketahanan pangan keluarga masyarakat semakin kuat dan kesejahteraan warga meningkat,” pungkasnya.(ynh)