Gebyar PATEN Lemahabang Wadas Hadirkan Layanan Lengkap, Pemeriksaan Dokter Spesialis hingga Sunatan Massal Gratis

Karawang, Lensaberita.my.id–Program Gebyar Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (PATEN) yang digagas Pemerintah Kabupaten Karawang kembali memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kali ini, kegiatan dipusatkan di Kecamatan Lemahabang Wadas pada Rabu (22/7/2026), dengan menghadirkan berbagai layanan publik yang menyentuh langsung kebutuhan warga.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Karawang H. Maslani, Sekretaris Daerah H. Asep Aang Rahmatullah, para kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta unsur Forkopimcam dan berbagai instansi terkait.

Camat Lemahabang Wadas, Nevi Fatimah, S.T., M.M., menyampaikan bahwa pelaksanaan Gebyar PATEN tahun ini berlangsung lancar dan mendapat sambutan yang sangat antusias dari masyarakat.

"Alhamdulillah seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan baik. Meskipun Bupati Karawang berhalangan hadir, Wakil Bupati beserta Sekretaris Daerah hadir meninjau langsung seluruh pelayanan yang diberikan kepada masyarakat," ujar Nevi.

Menurutnya, berbagai pelayanan dari sejumlah perangkat daerah tersedia secara lengkap, mulai dari pelayanan administrasi kependudukan, perizinan, pelayanan Badan Pendapatan Daerah (Bappenda), pelayanan kesehatan, hingga pelayanan dari berbagai instansi lainnya. Selain itu, sebanyak 11 desa di Kecamatan Lemahabang Wadas turut memamerkan produk unggulan UMKM masing-masing sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan ekonomi masyarakat.

Salah satu pelayanan yang menjadi perhatian dalam Gebyar PATEN kali ini adalah upaya percepatan penurunan angka stunting. Seluruh balita yang masuk kategori stunting mendapatkan pemeriksaan kesehatan secara gratis oleh dokter spesialis anak dari Rumah Sakit Amanda.

Nevi menjelaskan, kehadiran dokter spesialis anak menjadi layanan istimewa karena pelayanan tersebut umumnya belum tersedia di puskesmas dan membutuhkan biaya yang cukup besar apabila dilakukan di rumah sakit.

"Kami sengaja menghadirkan dokter spesialis anak agar seluruh anak stunting di Kecamatan Lemahabang dapat diperiksa secara menyeluruh. Bahkan apabila ada anak lain yang membutuhkan pemeriksaan, tetap kami layani," katanya.

Tak hanya itu, panitia juga menghadirkan pelayanan pemeriksaan USG oleh dokter spesialis kandungan sebagai langkah skrining terhadap ibu hamil berisiko tinggi. Pemeriksaan tersebut diharapkan dapat mendeteksi lebih dini potensi kelahiran bayi dengan risiko stunting sehingga penanganannya dapat dilakukan sejak masa kehamilan.

Dalam bidang sosial, Gebyar PATEN juga menggelar sunatan massal gratis. Awalnya panitia menargetkan dua peserta dari setiap desa atau sebanyak 22 anak. Namun hingga pelaksanaan kegiatan, sebanyak 15 anak mengikuti program tersebut.

"Setelahku pendaftaran ditutup ternyata masih banyak masyarakat yang ingin mendaftar. Kami mohon maaf kepada yang belum bisa terlayani. Insya Allah kegiatan seperti ini akan kembali kami laksanakan pada kesempatan berikutnya," tutur Nevi.

Selain itu, pelayanan Keluarga Berencana (KB) juga mendapat respons positif dari masyarakat. Antusiasme warga terlihat dari tingginya jumlah peserta yang memanfaatkan layanan kesehatan reproduksi tersebut selama Gebyar PATEN berlangsung.

Usai meninjau seluruh pelayanan di Kantor Kecamatan Lemahabang Wadas, Wakil Bupati bersama Sekda melanjutkan kunjungan ke lokasi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) di Desa Karangkamulyan. Program tersebut telah selesai dibangun sekitar satu bulan lalu dan kini telah ditempati oleh warga penerima manfaat. Pemerintah Kabupaten Karawang juga menyerahkan bantuan tambahan kepada keluarga penerima sebagai bentuk kepedulian terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Pada kesempatan itu, Camat Nevi juga menyampaikan harapannya agar potensi wisata religi di Kecamatan Lemahabang Wadas dapat dikembangkan menjadi salah satu destinasi unggulan Kabupaten Karawang.

Ia menilai Makam Syekh Kuro merupakan situs sejarah dan religi yang memiliki nilai penting karena diyakini sebagai salah satu makam ulama tertua di Jawa Barat, bahkan memiliki keterkaitan sejarah dengan masa Prabu Siliwangi.

"Saya berharap ikon-ikon terbaik yang dimiliki Kecamatan Lemahabang dapat terus dikembangkan, terutama kawasan Makam Syekh Kuro. Dukungan dari Pemerintah Kabupaten sangat besar, namun tentu harus dibarengi dengan kekompakan masyarakat untuk menjaga, merawat, dan mengembangkan kawasan tersebut agar menjadi destinasi wisata religi yang semakin dikenal luas," pungkas Nevi.(Ynh)