Ketuk Pintu Langit, MAN 3 Karawang Bersama Warga Gelar Salat Istisqa di Tengah Kemarau Panjang

Karawang Lensaberita.my.id-Batujaya (KEMENAG) Keluarga besar MAN 3 Karawang bersama dengan warga sekitar menunjukkan kepedulian yang mendalam terhadap kondisi lingkungan saat ini. Menanggapi musim kemarau panjang yang melanda wilayah setempat, mereka berinisiatif menggelar ibadah bersama sebagai bentuk ikhtiar batiniah. Kegiatan salat istisqa dilaksanakan dengan khusyuk pada Jumat (18/092026), bertempat di Lapangan Utama MAN 3 Karawang.

Kegiatan salat istisqa yang dilaksanakan di MAN 3 Karawang tersebut dihadiri Camat Batujaya beserta staf, Kepala KUA Kecamatan Batujaya beserta jajarannya dan perwakilan pemerintahan desa yang ada di Kecamatan Batujaya.

Sejak pagi hari, ratusan siswa, guru, staf madrasah, serta masyarakat umum mulai memadati area lapangan dengan membawa perlengkapan salat masing-masing. Suasana khidmat langsung terasa begitu jemaah merapatkan barisan untuk melaksanakan Salat Istisqa secara berjemaah. Seluruh rangkaian ibadah, mulai dari penunaian salat dua rakaat hingga penyampaian khotbah khusus, berjalan dengan sangat tertib dan penuh kekhusyukan.

Kepala MAN 3 Karawang, H. Muhamim Sarifulloh, S.Ag., M.MPd., dalam sambutannya mengajak seluruh jemaah yang hadir untuk memperbanyak istigfar dan mendekatkan diri kepada Sang Pencipta. Ia menekankan bahwa ibadah ini merupakan momentum penting untuk mengevaluasi diri sekaligus memperkuat rasa kepedulian terhadap sesama yang sedang mengalami kesulitan air bersih. "Mari kita bersama-sama mengetuk pintu langit, memohon rida Allah SWT, dan berdoa dengan tulus agar hujan yang membawa berkah segera diturunkan di bumi Karawang," ujarnya.

Salah seorang guru agama yang bertindak sebagai khotib, H. Firdaus, S.Ag., pada kesempatan itu juga mengingatkan jamaah akan pentingnya menjaga kelestarian alam sebagai wujud syukur kepada Pencipta. Dalam tausiyahnya, ia menyampaikan bahwa kekeringan bukan sekadar fenomena cuaca, melainkan juga sebuah pengingat bagi manusia untuk saling berbagi dan menghemat penggunaan air bersih. Kesadaran ekologis yang dipadukan dengan nilai-nilai tauhid diharapkan dapat tertanam kuat di sanubari setiap siswa yang hadir. 

"Mari kita evaluasi diri, bertaubat dan memperbaiki diri. Mudah- mudahan dengan itu semua akan mendatangkan Rahmat Allah SWT dan hajat kita meminta hujan ditengah kemarau tahun ini dapat terkabul," ujarnya.

Di sisi lain, perwakilan dari tokoh masyarakat setempat yang ikut serta dalam jemaah menyampaikan apresiasi yang tinggi atas inisiatif yang diambil oleh pihak madrasah. Beliau menilai bahwa kolaborasi keagamaan seperti ini sangat efektif dalam mempererat tali silaturahmi antara lembaga pendidikan dan warga sekitar. Menurutnya, aksi nyata ini menjadi teladan yang baik bagi generasi muda dalam menghadapi ujian alam melalui jalur spiritual yang diajarkan oleh agama Islam.

Melalui pelaksanaan Salat Istisqa ini, hubungan sinergis antara MAN 3 Karawang dan masyarakat diharapkan terus terjalin dengan harmonis pada masa-masa yang akan datang. Pihak madrasah berkomitmen untuk selalu hadir dan tanggap dalam merespons berbagai isu sosial maupun lingkungan yang terjadi di tengah masyarakat. Semoga untaian doa yang telah dipanjatkan bersama mendatangkan berkah, membawa kesejukan, serta segera mengakhiri musim kemarau ini dengan turunnya hujan yang bermanfaat.(Ynh)