Pemkab Karawang Resmikan 8 Rumah Lansia di Bayur Kidul, Jadi Pilot Project untuk Perluasan Program

Karawang, Lensaberita.my-id-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) meresmikan delapan unit rumah bagi lanjut usia (lansia) di Kampung Babakan, RT 005/RW 002, Desa Bayur Kidul, Kecamatan Cilamaya Kulon, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Minggu (13/9/2026).

Program tersebut menjadi salah satu bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap masyarakat lanjut usia, khususnya mereka yang membutuhkan tempat tinggal yang layak sekaligus pendampingan agar tetap dapat menjalani kehidupan secara mandiri.

Delapan unit rumah yang telah selesai dibangun tersebut nantinya akan menjadi bagian dari program pelayanan bagi lansia. Dalam pelaksanaannya, pemerintah juga melibatkan perangkat daerah terkait, termasuk Dinas Sosial, untuk memastikan para penerima manfaat mendapatkan pendampingan sesuai kebutuhan.

Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Kabupaten Karawang, Hj. Marwati, SST, MM, menyampaikan rasa syukurnya atas rampungnya pembangunan rumah tersebut.

"Alhamdulillah, pada saat ini kita bisa lihat bersama, rumah lansia sudah tersedia untuk delapan lansia," ujar Marwati.

Menurutnya, pembangunan rumah lansia tersebut tidak hanya berorientasi pada penyediaan tempat tinggal, tetapi juga diarahkan untuk mendukung kehidupan lansia yang masih mampu melakukan aktivitas secara mandiri.

Para lansia yang menempati rumah tersebut merupakan lansia yang masih memiliki kemampuan untuk merawat dirinya sendiri. Dengan konsep tersebut, keberadaan rumah lansia diharapkan tidak membuat penerima manfaat bergantung sepenuhnya kepada pemerintah.

Sebaliknya, para penghuni didorong untuk tetap aktif dan memiliki kegiatan yang dapat menunjang kemandirian mereka.

"Memang salah satu persyaratannya adalah lansia yang masih mandiri. Jadi nanti yang tinggal di sini adalah mereka yang masih bisa merawat dirinya," kata Marwati.

Dilengkapi Sarana Penunjang

Marwati menjelaskan, rumah yang dibangun tidak hanya menyediakan ruang untuk tempat tinggal. Sejumlah perlengkapan dan fasilitas penunjang kebutuhan sehari-hari juga disiapkan bagi para penerima manfaat.

Mulai dari perlengkapan memasak hingga berbagai kebutuhan rumah tangga disediakan agar para lansia dapat menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih nyaman.

Selain fasilitas dasar, kawasan tersebut juga diarahkan untuk memiliki kegiatan produktif bagi para penghuni.

Salah satunya melalui pemanfaatan lahan untuk kegiatan yang dapat menjadi sarana hiburan sekaligus mendorong produktivitas lansia.

Konsep tersebut diharapkan dapat membuat para lansia tetap memiliki aktivitas setelah tinggal di rumah tersebut.

"Jadi benar-benar lansia ini nanti menambah atau melatih kemandiriannya juga. Mereka tidak hanya diam saja," ujarnya.

Menurut Marwati, aktivitas produktif tersebut nantinya juga berpotensi memberikan tambahan penghasilan apabila hasil yang diperoleh dari kegiatan tersebut dapat dimanfaatkan atau dijual.

Dengan demikian, program rumah lansia tidak hanya menyelesaikan persoalan tempat tinggal, tetapi juga diarahkan menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup penerima manfaat.

Jadi Program Pertama di Karawang

Program pembangunan rumah lansia di Desa Bayur Kidul ini disebut sebagai pelaksanaan perdana di Kabupaten Karawang.

Marwati berharap program tersebut tidak berhenti pada pembangunan delapan unit rumah di Kecamatan Cilamaya Kulon, tetapi dapat dikembangkan ke wilayah kecamatan lainnya.

"Ini baru pertama. Mohon doa restunya, semoga program ini bisa berlanjut ke kecamatan-kecamatan yang lainnya," tuturnya.

Ia menyebut Kecamatan Cilamaya Kulon menjadi wilayah pertama yang mendapatkan program pembangunan rumah lansia tersebut.

Ke depan, keberadaan program serupa diharapkan dapat menjangkau lebih banyak lansia yang membutuhkan perhatian dan dukungan pemerintah.

Program tersebut juga dinilai menjadi salah satu bentuk kolaborasi antara pemerintah daerah dan berbagai pihak dalam menghadirkan fasilitas yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Apresiasi untuk Bupati dan Para Donatur

Marwati turut menyampaikan apresiasi kepada Bupati Karawang, jajaran aparatur sipil negara (ASN), serta para donatur dan pihak lainnya yang telah berkontribusi dalam terlaksananya pembangunan rumah lansia tersebut.

Menurutnya, dukungan berbagai pihak menjadi bagian penting sehingga pembangunan delapan rumah tersebut dapat direalisasikan.

Ia berharap kolaborasi serupa dapat terus dipertahankan agar berbagai program sosial yang menyentuh masyarakat kurang mampu dapat berjalan secara berkelanjutan.

"Terima kasih kepada beliau-beliau, terutama Bapak Bupati Karawang, H.aep Syaepuloh serta semua yang sudah berpartisipasi sehingga terlaksananya pembangunan rumah lansia ini," katanya.

Marwati juga berharap kondisi kesehatan para pimpinan daerah selalu diberikan kesehatan sehingga berbagai program pelayanan dan perlindungan sosial bagi masyarakat dapat terus dilaksanakan.

"Semoga pimpinan kita, Bapak Bupati Karawang, selalu diberikan kesehatan dan program ini bisa berlanjut ke kecamatan-kecamatan lainnya," ujarnya.

Ia menambahkan, pemerintah berharap keberadaan rumah lansia tersebut benar-benar memberikan manfaat bagi para penerima.

Bukan sekadar menyediakan tempat tinggal, program itu diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang nyaman, mendorong kemandirian, serta membuka kesempatan bagi lansia untuk tetap aktif dalam kegiatan sehari-hari.

"Semoga semua program-program baik, terutama yang benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan, bisa dilancarkan. Insya Allah akan membawa manfaat yang sangat besar bagi para penerima manfaat dan semoga berkah untuk kita semua," pungkas Marwati.(Ynh)